Minggu, 28 April 2013

Direksi dan Pegawai PDAM se NTB Ikuti Sosialisasi Dapenma


Sumbawa Besar, SE.
Jajaran direksi  dan Pegawai Perusahaan Derah Air Minum (PDAM) se-NTB menghadiri sosialisasi Dana Pensiun Bersama (Dapenma) PAM, bertempat di lapangan Kantor PDAM Sumbawa, Sabtu (27/04). Kegiatan yang digagas PDAM Sumbawa bekerjasama dengan DPD Perpamsi NTB dan Dapenma Pusat itu, disambut antusias ratusan peserta pegawai PDAM se-NTB, termasuk cabang PDAM se-Kabupaten Sumbawa.
Dirut PDAM Sumbawa, Ir Gani Eko Harsono, menyampaikan terima kasiuh dan apresiasinya kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
Kegiatan tersebut diharapkan sebagai sarana menjalin tali silaturrahim antara jajaran direksi, pegawai PDAM se NTB, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pegawai terhadap arti pentingnya dana pensiun.
“Sebab bagaimanapun juga, dana pensiun sangat berarti bagi pegawai saat purna tugas nantinya,” ujar pria yang baru menjabat Dirut PDAM tiga bulan ini.
Selain itu, dana pensiun diyakini mampu meningkatkan kinerja pegawai yang nantinya akan bermuara bagi peningkatan kualitas pelayanan PDAM kepada masyarakat konsumen.
“Iuran dana pensiun PDAM Sumbawa yang macet selama 10 tahun sekitar Rp 1 miliar lebih, akan kami bayar kembali. Saya optimis sebelum masa jabatan saya berakhir tunggakan tersebut akan lunas,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Perpamsi NTB Lalu Ahmad Zaini, mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Dirut PDAM Sumbawa yang telah bersedia menghidupkan kembali iuran Dana Pensiun bagi karyawannya.
“Ini sebagai bentuk reward bagi pegawai, untuk memacu kinerja pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat konsumen. Sehingga tidak ada alasan lagi pegawai untuk  tidak bekerja dengan baik,” katanya.  
Ditempat yang sama, Sunarlono, MM,  Dirut Dapenma PAM Pusat, memuji upaya yang ditempuh Dirut PDAM Sumbawa untuk membayar kembali iuran Dana Pensium untuk pegawainya.
“Semoga langkah ini bisa menjadi contoh PDAM lainnya. Dana pensiun sangat penting bagi pegawai saat purna tugas nantinya. Pensiun bukan berarti berakhirnya kehidupan, melainkan awal kehidupan yang baru,” pungkasnya.(YK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar