Minggu, 14 April 2013

Polres Sumbawa ‘Didemo’ Puluhan Polisi

Sumbawa Besar, SE.
Suasana di depan Mapolres Sumbawa, Sabtu (13/04) diramaikan oleh aksi unjuk rasa yang melibatkan puluhan anggota Sat Intelkam. Mereka dijaga ketat oleh polisi lain dalam barisan Dalmas (pengendalian masyarakat) dan satu unit kendaraan meriam air (Water Canon) yang siap disemprotkan kepada para pengunjuk rasa.
Para anggota Sat Intelkam Polres Sumbawa tersebut berperan sebagai pihak yang merasa dirugikan dalam Pemilukada tahun ini. Skemanya, mereka mendatangi KPUD Sumbawa dalam hal ini disimulasikan di Mapolres Sumbawa.
Masa aksi berteriak agar Ketua KPUD Sumbawa bersedia bertemu dengan mereka. Tapi aspirasi pengunjuk rasa urung dikabulkan oleh Ketua KPUD Sumbawa. Sehingga masa aksi pun beringas dan berusaha menerobos pasukan Dalmas tanpa pengaman. Melihat situasi semakin beringas, pasukan pengurai masa berupa tiga unit sepeda motor trail pun mengurai massa dan diikuti oleh pasukan Dalmas berperalatan lengkap disertai senjata gas air mata yang siap ditembakan ke arah pengunjuk rasa.
Melihat pengerahan pasukan semakin bertambah, bukannya menyurutkan aksi nekat pengunjuk rasa untuk menerobos. Mereka kembali terlibat aksi saling dorong dengan pasukan Dalmas. Situasi semakin panas dan mengarah pada anarkisme.
Akhirnya pengunjuk rasa ditembakkan sebanyak 5 kali gas air mata. Saat itu pula semburan meriam air dari belakang pasukan Dalmas menyembur ke arah pengunjuk rasa yang kemudian pecah dan tunggang langgang. Pasukan Dalmas yang tadinya berada di depan kini mundur dan berada di samping kendaraan meriam air. Begitulah skema simulasi pengamanan kerusuhan pada Pemilukada mendatang.
Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP Musa, yang dikonfirmasi, menuturkan, bahwa simulasi ini diawali dengan adanya ketidakpuasan massa terhadap keputusan KPUD dan akhirnya berujung pada unjuk rasa ricuh.
Kegiatan simulasi pengamanan ini, lanjut Musa, melibatkan 410 orang anggota Polres Sumbawa. Namun pada faktanya, tidak sampai sebanyak itu. Kekuatan sebenarnya baru akan diterjunkan pada saat proses Pemilukada, mulai dari pencoblosan hingga pengumuman pemenang oleh KPUD.(MK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar