Kamis, 11 April 2013

Reformasi Birokrasi Harus Dimulai 2014


Mataram, SE
- Reformasi birokrasi yang dicanangkan Kemenetrian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi harus segera dilaksanakan Januari 2014, hal tersebut disampaikan oleh Kabid Diklat SDM Kementerian PAN & RB, Samsul Rizal yang hadir dalam Bintek Penyusunan Indikator Kinerja Individu/Penilaian Prestasi Kerja PNS Lingkup Pemerintahan Kota Mataram di Aula Lantai III Kantor Walikota Mataram, Rabu (10/4).
 “Berdasarkan PP no. 46 tahun 2011 dan Peraturan Kepala BKN no. 1 tahun 2013, setiap PNS akan dituntut untuk membuat SKP ( Sasaran Kerja Pegawai ) yang bersifat nyata dan dapat diukur. Berbeda dengan DP3 yang selama ini menjadi indikator kinerja PNS, SKP ini akan memuat program kerja, target dan pencapaian yang menjadi indikator penilaian kinerja dan prestasi PNS”, ungkapnya. Hal ini akan menjadikan penilaian kinerja PNS lebih bersifat objective karena akan dinilai oleh pejabat penilai berdasarkan angka real dari target dan pencapaian individu PNS.
 “Peraturan baru ini akan mengatur juga tentang promosi PNS yang harus dilakukan secara terbuka dan penempatan PNS harus sesuai dengan kompetensinya masing-masing, untuk kedepannya setiap PNS yang berprestasi akan mendapatkan tunjangan kinerja diluar gaji pokoknya sehingga walaupun dengan pangkat dan golongan yang sama, take home pay tiap PNS akan berbeda dan semua itu kembali lagi menggunakan SKP sebagai indikatornya”, tambah Samsul.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Mataram, H. Ridwan menyatakan, “peraturan ini memang masih banyak kekurangan, untuk itu kami ditahun ini mengharapkan masukan yang akan kami teruskan ke pusat sebagai bahan evaluasi terhadap peraturan ini sehingga ditahun 2014 kita telah siap dan dapat langsung merealisasikannya”.
 “Dengan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi jabatan dan peningkatan kualitas PNS yang selama ini mempunyai image kurang bagus dalam masyarakat. Image antara yang rajin dan malas mendapat pendapatan yang sama harus kita rombak menjadi reward and punishment berjalan sesuai prestasi kerja bukan like and dislike” tutupnya. (ant)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar